Menebar Kebaikan Bersama Nasi Gratis Jogja

Editor : Puspita Syifa Fadhila

Reporter : Hamesti Kekeswari

Foto : Gerobak Nasi Gratis Jogja
(Sumber : Facebook Komunitas Nasi Gratis Jogja)

Yogyakarta – Berbuat kebaikan tentu bisa dilakukan dengan beragam cara. Salah satunya adalah berbagi dengan sesama. Tak hanya itu, berbagi bisa juga menjadi investasi untuk hari tua kelak. Seperti halnya dua alumni SMK SMTI Jogja, Ilham Prihatin dan Fajar Dwi Kurniawan yang memiliki visi selaras di bidang sosial agar dapat mengisi masa tua nanti dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi sekitar. Visi tersebut menjadi cikal bakal lahirnya Nasi Gratis Jogja yang memiliki tujuan berbagi logistik secara gratis kepada masyarakat tanpa terkecuali.

Berdiri pada tanggal 1 Desember 2019 dan berpusat di Payak Cilik, Piyungan, Nasi Gratis Jogja selama kurang lebih 3 tahun sepak terjangnya telah berkembang pesat di era pandemi 2020 lalu dan kini memiliki 12 cabang resmi di Jogja serta masing-masing 1 di Solo dan Magelang. Sedangkan, untuk mitra kolaborasi kebaikan Nasi Gratis Jogja juga sudah tersebar di beberapa daerah di Indonesia, diantaranya Jakarta, Bekasi, Tangerang, Padang, Semarang, Tulungagung, Surabaya, Lombok, Baubau, dan Bontang.

Nasi Gratis Jogja mengambil ilmu dari zakat. Meskipun demikian, komunitas tersebut mengusung konsep sedekah umum, di mana siapa pun boleh mengisi dan siapa pun boleh mengambil.  

Pada awal berdirinya, sebulan-dua bulan pertama Nasi Gratis Jogja menyediakan sekitar 15-30 bungkus makan per hari. Namun, sekarang bisa menyediakan lebih dari 50-100 bungkus tiap harinya. Bahkan bisa menyentuh angka 1.000 lebih porsi makan per hari Jumat saja.

Komunitas yang bergerak di bidang logistik ini memiliki program harian dan bulanan. Program harian diadakan setiap hari dengan menyiapkan porsi makan secara cuma-cuma di gerobak Nasi Gratis Jogja. Di samping itu, setiap bulan tim Nasi Gratis Jogja mencoba untuk mengadakan kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari program bulanan mereka. Aksi turun ke jalan untuk berbagi dengan para pedagang, pengamen, pemulung, ojek online, dan tukang becak termasuk salah satu agenda bulanan yang sudah dilaksanakan. Bahkan, Trans Jogja saja tak luput dari kegiatan bagi-bagi nasi bungkus gratis yang dimotori oleh Nasi Gratis Jogja.

“Besok ‘kan ada Idul Adha, namanya ada bagi-bagi menu kurban. Jadi, kami mencoba mengolah daging kurban, kami bagikan pada masyarakat yang sekiranya memang jarang makan daging sapi atau kambing tiap tahunnya seperti itu,” begitu tutur Ilham Prihatin selaku pendiri sekaligus ketua komunitas NGJ terkait agenda terdekat yang akan diadakan oleh Nasi Gratis Jogja. (09/06)

Walaupun lebih akrab dengan makanan siap santap, tetapi Nasi Gratis Jogja juga berbagi dalam bentuk sembako. Beberapa waktu lalu, sempat terjadi lonjakan harga minyak di pasaran. Menyadari kondisi tersebut, komunitas logistik ini bergerak cepat membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan minyak dengan harga murah ditengah kelangkaannya. 

Meskipun pernah mendapat penolakan di awal berdirinya dulu, tapi kini hadirnya NGJ dapat dirasakan manfaatnya oleh sekitar. Masyarakat dapat merasakan sebungkus-dua bungkus nasi yang disediakan oleh pihak Nasi Gratis Jogja. Hal tersebut menarik minat banyak orang ataupun kelompok, entah ingin bergabung atau menawarkan bantuan, baik berupa dana, sembako, maupun pengadaan gerobak.

(ham/pus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: